img.w2bsmly { height: auto !important; vertical-align: middle !important; width: auto !important; border:0px !important; }

blogger

Labels

Welcome

Welcome Pictures

Rabu, 15 April 2015

Jika Menjadi Kuat Adalah Satu-satunya Pilihan..

Status fb itu kubuat berdasarkan inspirasi dari alm. kak Olga Syahputra saat menasehati temannya yang sedang tersakiti dengan menggunakan perumpamaan "sakit saat dicubit". Dan ternyata orang pertama yang bilang itu ke alm. kak Olga adalah kakak Aditya Gumay. :)
Kalau dipikir-pikir memang benar sih perumpamaannya. Kalau memang tak ingin dicubit ya lepaskan. Sama seperti kita, kalau tidak ingin disakiti terus menerus ya menjauhlah dari orang yang menyakiti kita. Terkadang kita sebagai wanita yang 'membiarkan' keadaan itu berlarut-larut karena mungkin 'terlanjur sayang'. Tapi sesungguhnya itu tak akan bisa dijadikan alasan untuk bertahan. Alasan 'terlanjur sayang' hanyalah pembelaan dari diri kita karena kita tak mampu melakukan apa-apa. Tapi percayalah jika memang wanita bisa bertindak tangguh dan mampu tegas agar tak lagi mau disakiti, hal itu merupakan tindakan yang terbaik. Jangan mau dianggap lemah, dianggap tak bisa berbuat apa-apa, dianggap sebagai makhluk yang tak berdaya. 

Jumat, 03 April 2015

Bad Customer Service

Malam ini saya baru saja mengalami hal yang tidak menyenangkan. Okelah saya ingin share sedikit tentang "pelayanan pelanggan yang buruk" atau dalam bahasa inggris disebut "bad customer service". Awal mulanya minggu lalu kakak saya membeli kartu internet simpati di (sebut saja) "Longor cell" yang terletak di daerah Tapen, Kudu - Jombang. Kartu simpati itu menurut penuturan yang punya counter telah di setting dalam program "simpati bundling data" yang mana kuotanya adalah 1,5 GB perbulan. Jadi total keseluruhan sekitar 4,5 GB. Kartu itu di depannya ada kertas print gitu yang udah ditulisin dan menunjukkan kuotanya. Harganya dibanderol 50 ribu rupiah. Padahal neh kalo kita mau maketin sendiri gak sampe kok harganya segitu.

Minggu, 04 Januari 2015

Andai Cinta Itu Sederhana

Andai cinta itu sederhana, mungkin tak akan ada yang terluka. 
Andai hanya cukup dengan kata "cinta" kita bisa bersama pasti semua akan terasa indah.
Cinta..adalah satu kata dengan banyak makna.
Ada yang memaknai cinta dengan sayang, kasih, damai, menentramkan, menyejukkan dan lain sebagainya.
Sebagai orang awam, akupun tak tau makna cinta yang sebenarnya.
Aku tak tau apa itu cinta?

Aku mencoba mencari arti cinta sepanjang hidup ini.
Tapi yang aku tahu, cinta telah berubah dari waktu ke waktu.
Saat aku masih kecil dan bertumbuh, cinta adalah sama-sama suka
Aku suka, kamu suka aku maka kita saling cinta..cukup sederhana.
Tapi sekarang saat aku dewasa cinta telah berubah..
Cinta telah menunjukkan tuntutannya..
Seseorang tidak bisa saling cinta hanya karena atas dasar "suka".
Cinta menuntut untuk seiman, seagama, satu suku, satu ras, satu bangsa, satu adat, satu kasta dan lain-lainnya. 

Sabtu, 27 Desember 2014

Can't say anything..About religion and love!

Malam ini, malam yang dingin ini aku ingin mencurahkan sebagian isi hatiku. Kemarin tanggal 26 Desember tepat sebulan aku berpisah dengan orang yang aku sayangi. Kejadiannya begitu cepat dan memang kita harus mengambil keputusan tersebut. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Mau bagaimana lagi, kita beda agama. Kita nggak mungkin bisa bersama. Sebenarnya aku masih menyayanginya, tapi aku juga membencinya setelah kejadian itu. Karena aku tau cintanya tak seberapa besar kepadaku. Sudahlah, aku ingin mengubur semua masa lalu ku bersamanya. Seperti kata lagu Ayu ting-ting “Yang sudah ya sudahlah”, yaudahlah biarkan kisah itu berlalu, seiring berjalannya waktu aku akan melupakanmu. Aku nggak tau, aku bingung dengan kisah cintaku selama ini. 

Kenapa cintaku tidak pernah berakhir dengan bahagia? Lalu kapan? Adakah yang bisa menjelaskan hal itu padaku? Mungkin aku kurang berdoa, dan mungkin juga aku kurang bersyukur atas segala hal yang aku punya. Sekarang yang bisa aku lakukan hanyalah aku ingin memasrahkan semua pada Allah, aku percaya Allah akan mempertemukan aku dengan jodohku disaat yang tepat. 

Selasa, 07 Oktober 2014

Kita (masih) Sahabat, kan?

Belakangan ini aku bingung dengan sahabatku yang bernama mbak Diyan Opka Vandisia. Ya aku tak tahu kenapa sikapnya berubah begitu dingin kepadaku. 

Sebelumnya akan aku ceritakan siapa dia, mbak Diyan adalah teman kuliahku saat S1 di jurusan Ilmu Informasi dan Perpustakaan Universitas Airlangga Surabaya. Orangnya polos, baik hati dan suka sekali menolong orang lain. Hal positif yang aku dapat dari dia adalah dia selalu berpikir positif tentang orang lain yang ada di sekitarnya.Bahkan, jarang ku temui dia menjelek-jelekkan orang lain. Ya.. mbak Diyan adalah sosok sahabat yang baik, sangat baik malah.Sedangkan aku tak sebanding dengannya. Banyak sifat buruk yang aku miliki tapi mbak Diyan masih mau dengan senang hati menerimaku sebagai sahabatnya. Aku benar-benar bersyukur memiliki sahabat baik seperti dia.

Minggu, 25 Mei 2014

Manten-manten cilik

Kemaren aku pergi ke nikahan tetanggaku ya semacam walimahan gitu lihat prosesi serah-temu manten (red : pengantin dalam bahasa Jawa). Disana aku bertemu dengan teman-teman sebayaku di desaku dan teman-teman yang umurnya dibawahku. Aku lihat mereka sudah pada gendong anak, wiih hebat ya. Aku saja di umur 24 tahun ini masih belum apa-apa, jangankan gendong anak atau lamaran, punya pacar aja belum.. hehehe (curcol). 

Kamis, 22 Mei 2014

Larangan Memotret di Butik!!!

Kemarin gue mengalami peristiwa yang cukup membuat gue sebel. Gimana nggak sebel coba, pas lagi asyik-asyiknya gue sama keluarga gue pergi ke salah butik di kota Jombang, sembari nunggu nyokap nyobain baju gue iseng-iseng motret depan kaca. Satu dua kali sih aman-aman aja tuh suasana tenang terkendali, pegawai tokony juga fine-fine aje liat gue jepret-jepret di butik itu. Nah pas yang ketiga gue motret, di tempat deket pintu butik eh gue di samperin sama m̶a̶k̶ ̶l̶a̶m̶p̶i̶r̶ pegawai butik berambut cepak yang s̶o̶n̶g̶o̶n̶g̶ cantik  abis. Dia bilang "mbak, disini dilarang mengambil foto/memotret." Gue ya langsung aja ngelirik tuh orang sambil n̶y̶i̶n̶y̶i̶r̶ ngacir. Secara daritadi gue motret baik-baik aja tuh, kagak ada yang komplain, nah kenapa pas dateng si pegawai a̶l̶i̶e̶n̶ itu langsung aja nyerocos dilarang motret? 

Cari Informasi di Wikipedia

Hasil penelusuran